Yth. Bapak Presiden
di Istana Negara
Assalamu a`laikum Wr.Wb.
Salam Sejahtera untuk kita semua. Pertama-tama saya haturkan beribu maaf jika surat ini mengganggu kesibukan bapak.
Bapak Presiden yang budiman....
Saya adalah seorang guru mata pelajaran PKn di desa terpencil tepatnya di pinggir ibukota walau beda provinsi. Permasalahan yang saya hadapi adalah dilema dalam mengajar, di kelas VIII pokok pembahasannya tentang "ANTI KORUPSI, KOLUSI DAN NEPOTISME" dimana anak diajarkan tentang hakekat korupsi, lembaga anti korupsi, dasar hukum anti korupsi dan hal-hal lain mengenai korupsi.
Bapak Presiden yang bijaksana...
Tapi apa dalam kenyataannya, justru kita hidup dilingkari oleh rantai korupsi yang tidak terputus. Bayangkan saja.. birokrasi yang sulit, suap menyuap merajalela, yang jujur dijadikan musuh, yang adil di singkirkan, yang bijaksana di anak tirikan. Bagaimana saya harus mencontohkan prilaku, sikap yang anti korupsi kepada anak, sedangkan korupsi dijadikan tuntunan.
Bapak Presiden yang arif....
Terlalu banyak yang mungkin akan saya sampaikan kepada bapak. Untuk hari ini saya cukupkan sekian, terima kasih atas perhatian bapak.
Wassalamu a`laikum Wr.WB
Tertanda
Khairan Indrajaya.
btul pak...
BalasHapuspercuma guru m'ngajarkan jgn korupsi klw lingkungan sekitar msih bnyk yg korupsi...
Ya? betul sekali , bagimana seorang guru mau mengajarkan sikap dan prilaku anti korupsi kepada anak muridnya, sedangkan tindak korupsi itu sendiri dijadikan tuntunan dalam kenyataannya....
Hapusbtul pak....
Hapuspercuma guru mengajrkn korupsi jika d lingkugan sekitr masih ada jga yg korupsi .......
saya setuju dengan pendapat bpk...
BalasHapuskorupsi di indonesia msih blum bisa teratasi dgn baik .
andai sja korupsi d indonesia bisa d atasi ,mungkin negara indonesia akan lebih maju indonesia terbebas dari korupsi,tapi sampai saat ini dari tahun ke thun korupsi d indonesia semakin meningkat
kelompok ; 3